Berita DBAsia | Kunci Sukses Napoli Mute Fiorentina


Berita DBAsia | Kunci Sukses Napoli Mute Fiorentina

DBasia.news – SSC Napoli berhasil bangkit setelah dikalahkan oleh Sampdoria dengan skor 0-3, 3 September. Menghibur ACF Fiorentina di Stadion San Paolo pada Sabtu (15/9) atau Minggu pagi WIB, tim Carlo Ancelotti menang dengan skor 1-0 melalui gol semata-mata dari Lorenzo Insigne.

Dalam pertandingan ini, Ancelotti membuat beberapa perubahan pada starter ketika Sampdoria ditolak. Dia mempercayakan Dries Mertens, Jose Callejon, Nikola Maksimovic dan Orestis Karnezis turun dari menit pertama.

Setelah pertandingan, Ancelotti menceritakan sedikit tentang percobaan pembentukan. Skema 4-3-3 yang ditinggalkan oleh pelatih sebelumnya, Maurizio Sarri dimodifikasi menjadi 4-4-2. Dengan skema baru ini, ia ingin mencoba menggunakan lebar bidang.

"Kami mencoba bermain sedikit melebar dengan (Mario) Rui di babak pertama. Kemudian (Jose) Callejon juga bergerak lebih lebar. Insigne juga lebih efektif bermain di depan sendi (Dries) Mertens dalam 4-4-2 formasi, "kata Ancelotti.

Gol Insigne sendiri dibuat berkat bantuan dari pemain pengganti Arkadiusz Milik. Ancelotti mengatakan bahwa karena perannya berbeda dari skema dua pemain depan, Insigne dapat menghasilkan kinerja maksimal.

Napoli vs Fiorentina

"Insigne tampil sangat baik. Kadang-kadang dia mengalami momen negatif sehingga dia tidak bisa menunjukkan performa maksimal dan melawan Fiorentina, dia menerapkan peran yang berbeda. Saya sangat suka penampilannya." Dia pantas menjadi Man of the Match, "ungkap Ancelotti.

Selanjutnya, Napoli menghadapi FK Crvena Zvezda di pertandingan pertama penyisihan grup Liga Champions pada Selasa atau Rabu pagi WIB. Untuk pertandingan ini, Ancelotti memberi sinyal bahwa dia akan terus memutar pemainnya. Sehingga formasi 4-4-2 melawan Fiorentina belum tentu diterapkan lagi.

"Menyenangkan, luar biasa, dan cantik dapat kembali ke Liga Champions. Kami memiliki grup yang sulit dan akan mencoba memulai dengan prestasi kompetitif," kata Ancelotti. "Saya mencoba memutar semua pemain, tetapi itu tidak mudah. ‚Äč‚ÄčKarena level pemain di tim ini sangat tinggi. Sehingga semua pemain layak bermain," lanjutnya.

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More From: DBASIA