Fans Fiorentina Murka Mencemooh Korban Tragedi Juventus


Fiorentina Murka Fans Ejek Korban Tragedi Juventus

Fans Fiorentina Murka Mencemooh Korban Tragedi Juventus

Gilabola.com – Fiorentina sangat marah setelah penggemar mereka & # 39; video diejek para korban tragedi klub Liga Italia, Juventus. Mereka dipermalukan oleh penggemar mereka sendiri.

Fiorentina marah dengan penggemar garis keras mereka sendiri setelah mereka menyanyikan lagu tentang tragedi Heysel Stadium 1985. Dalam tragedi itu setidaknya 39 pendukung Juventus tewas.

Video viral hari ini mengabadikan momen ketika sekelompok penggemar La Viola bernyanyi tentang para korban tragedi di dekat stadion Artemio Franchi pada hari Sabtu. Insiden itu diketahui terjadi jelang pertandingan antara kedua tim di Serie A di lokasi festival penggemar.

Joe Barone, tangan kanan presiden klub Rocco Commisso, dilaporkan Daily Mail ada di dekat tempat kejadian, tetapi ia mengaku tidak pernah mendengar lagu mengejek itu. Meski begitu, klub tetap geram dan segera membuat pernyataan yang jelas: Jangan mendukung semua tindakan penghinaan, kekerasan dan lagu-lagu rasis.

"Sangat memalukan mengetahui bahwa ada penggemar Viola dan khususnya bagian dari Curva Fiesole (tempat berkumpulnya para ultras klub) berusaha merusak festival pendukung kita sendiri," jawab klub dengan emosi emosional.

Fiorentina malu dengan fans mereka & # 39; pengobatan

Sebanyak 39 meninggal dan 600 lainnya terluka menjelang final Piala Eropa 1985 di Stadion Heysel di Brussels. Itu terjadi ketika pendukung Liverpool bertengkar melawan penggemar Juventus, menyebabkan dinding stadion runtuh dan menghantam beberapa penonton.

Semua klub Inggris dijatuhi hukuman 5 tahun, Liverpool 6 tahun, dari penyelenggara kompetisi setelah kejadian tersebut. Aksi para penggemar La Viola kali ini langsung menambah daftar kasus yang terjadi di Serie A.

Masih ingat jika insiden rasis sebelumnya terjadi menargetkan pemain baru Inter Milan, Romelu Lukaku. Dia menerima serangan mengejek dari penggemar konstelasi Cagliari.

Alih-alih membela pemain klubnya sendiri, penggemar Inter malah meminta Lukaku untuk mempertimbangkan itu sebagai hal yang biasa. Mereka menjelaskan bahwa lagu dan suara monyet yang diarahkan kepadanya bukan rasisme. Tsk-tsk-tsk …

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More From: GILA BOLA